Home / TNI/POLRI / Rawat Keberagaman, Wakapolres Pidie Ajak Warga Non-Muslim Bersama Jaga Kamtibmas

Rawat Keberagaman, Wakapolres Pidie Ajak Warga Non-Muslim Bersama Jaga Kamtibmas

PIDIE – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak boleh dibatasi oleh perbedaan agama, suku, maupun golongan. Seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan pelayanan dari aparat kepolisian.

Semangat kebersamaan dan toleransi tersebut ditunjukkan Wakapolres Pidie, Kompol Firdaus Jufrida, S.T., M.Si., melalui kegiatan kunjungan dan dialog Kamtibmas bersama warga non-Muslim di Warkop Reborn 88 Sigli, Jalan Lingkar Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Minggu (1/11/2026) pagi.

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, sekaligus memastikan seluruh elemen masyarakat merasa aman dan terlindungi tanpa memandang latar belakang keyakinan.

Dalam dialog tersebut, Wakapolres Pidie menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi alasan munculnya sekat sosial, apalagi memicu perpecahan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga toleransi sebagai fondasi utama terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, mari kita jaga persaudaraan, saling menghormati, dan tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang untuk hidup berdampingan secara harmonis,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Tidak hanya menyampaikan imbauan, Wakapolres Pidie juga membuka ruang dialog bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan di lingkungan tempat tinggal dan tempat usaha mereka.

Komunikasi dua arah ini dinilai penting agar kepolisian tidak hanya menerima informasi dari laporan formal, tetapi juga mengetahui secara langsung kondisi, harapan, serta persoalan yang dihadapi masyarakat.

Suasana dialog berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga pun menyambut positif pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polres Pidie. Mereka mengapresiasi kehadiran kepolisian yang bersedia mendengarkan aspirasi masyarakat tanpa membedakan agama maupun golongan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Pidie AKP Junaidi Sulaiman, S.H., M.H., Wakapolsek Kota Sigli Iptu Hermansyah, personel Polres Pidie, personel Polsek Kota Sigli, serta sejumlah warga non-Muslim Kecamatan Kota Sigli.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pidie kembali menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga membangun kepercayaan publik, merawat toleransi, dan memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang merasa diabaikan.

Kehadiran polisi di tengah keberagaman menjadi pesan penting bahwa persatuan harus dijaga bersama. Sebab, keamanan yang kuat tidak hanya lahir dari ketegasan aparat, tetapi juga dari hubungan yang harmonis antara kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat.Polri Sahabat Masyarakat. Berbeda keyakinan bukan penghalang untuk bersaudara. Bersatu dalam keberagaman, bersama menjaga Pidie tetap aman, damai, dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP