Matalensapost.com, Mentok – Berdasarkan pantauan dilapangan pada hari ini, Kamis (26/03/2026) nampak terlihat puluhan rombongan dari berbagai instansi Pemkab Bangka Barat yang juga melibatkan Instansi Polres Bangka Barat, Kodim 0431 Bangka Barat berbondong – bondong mendatangi kawasan Pantai Batu Rakit, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Kedatangan mereka tersebut tak ayal hanya memberikan himbauan agar 2×24 jam ponton yang diparkir di bibir pantai segera disingkirkan dan kalau tidak akan ditertibkan.
Dilain waktu menurut Plt Kasatpolpp Bangka Barat, Setyawan, S.P mengatakan kegiatan tersebut dilakukan tim gabungan hanya untuk memberi himbauan kepada pemilik ponton atau penanggung jawab ponton tersebut.
“Dalam giat hari ini tim gabungan menghimbau kepada pemilik ponton agar memindahkan ponton yang jauh dari kawasan Pantai Batu Rakit dan Pantau Baru. Himbauan ini diberi waktu 2×24 jam, dalam waktu tersebut ditegas sudah tidak ada lagi keberadaan ponton-ponton dikawasan itu,” katanya.
Setyawan yang juga merupakan Camat Mentok menegaskan terdapat 68 ponton yang terparkir dikawasan Pantai Batu Rakit dan Pantai Baru.
“68 PIP terparkir dan bila dalam 2×24 jam waktu yang diberikan para pemilik ponton belum memindahkan pontonnya akan diambil sikap tegas yakni berupa penindakan,” tegasnya.
Sementara itu publik, khususnya warga sekitar yang berada di Kawasan Pantai Batu Rakit telah lama mengetahui dan melihat pemandangan ponton-ponton berbaris di sepanjang bibir pantai dari taun ke taun tanpa ada penindakan tegas dari pemerintah setempat khususnya.
“Dak kena dipade orang – orang pemilik ponton ni. Lah dari taun ke taun cem ni terus. Kalau dak pecaye klak ikk liat lah agik pasti kelak mereka pemilik ponton ni balik markir ponton e di sepanjang bibir pantai ni,” ujar HI warga setempat.
Ia juga mengatakan kalau tak ada tindakan tegas dari pemkab setempat maka kejadian bakal terulang.
“Mereka kerja ilegal di tembelok keranggan dan dapat duit e yang pemilik ponton sedangkan warga setempat hanya penonton. Trus dari mereka menambang tu apakah selama ni ada pendapatan bagi pemkab setempat??,” katanya seraya bertanya. (Abraham).






