Matalensapost.com, Bangka Barat – Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha, melakukan pengecekan langsung kegiatan penerimaan calon siswa (casis) Polri Tahun Anggaran 2026 di Bagian SDM Polres Bangka Barat, Selasa (17/3/2026) pukul 14.00 WIB.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi harus berpedoman pada prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, guna menjamin proses rekrutmen yang profesional dan dipercaya masyarakat.
“Prinsip BETAH harus benar-benar diterapkan. Proses ini harus bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Layani setiap peserta dengan hati dan berikan yang terbaik,” tegasnya.
Kapolres juga menyampaikan bahwa data pendaftar yang ada saat ini masih bersifat sementara, terhitung sejak dibukanya pendaftaran pada 10 Maret hingga 17 Maret 2026.
Berdasarkan data sementara Bagian SDM Polres Bangka Barat, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 120 orang, dengan rincian yakni Akpol 4 orang, Bintara PTU/SPKT 110 orang, Bintara Intelijen 2 orang, Bakomsus Penyidik 1 orang, Tamtama Brimob 2 orang, Bintara Polair 1 orang. Pria: 93 orang, Wanita: 27 orang.
Sebelumnya, Polres Bangka Barat telah melaksanakan sosialisasi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di berbagai wilayah untuk menjaring minat generasi muda.
Sementara itu, Kepala Bagian SDM Polres Bangka Barat, Amri menegaskan komitmen pihaknya dalam menjalankan seleksi sesuai prinsip BETAH.
“Seluruh tahapan penerimaan casis Polri kami laksanakan dengan prinsip BETAH. Kami pastikan proses berjalan terbuka dan profesional serta bebas dari praktik percaloan,” ujarnya.
Dengan pengawasan langsung Kapolres dan penerapan prinsip BETAH, diharapkan proses seleksi penerimaan casis Polri di Polres Bangka Barat dapat menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap melayani masyarakat.






