SABANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kota Sabang menggelar rapat koordinasi dan pertemuan strategis dalam rangka penyusunan serta pengusulan program kegiatan Tahun 2026, bertempat di Wisata Kuliner Menara Merah Putih Kota Sabang di mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai. Kamis (29/1/2026),
Turut hadiri oleh Ketua DPD Tani Merdeka Kota Sabang, Andriansyah, serta Widya, SP., M.Si selaku Ketua Harian Tani Merdeka Kota Sabang, bersama jajaran pengurus DPD, pengurus kecamatan se-Pulau Weh, dan para petani dari berbagai gampong di Kota Sabang.
Mewakili pemerintah daerah, Ibu Widya, SP., M.Si selaku Plt Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, serta Pak Hendrik selaku Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan (PSP), yang memberikan masukan teknis dan strategis terkait pengembangan sektor pertanian.
Pertemuan ini secara khusus membahas usulan kegiatan Program Tani Merdeka Tahun 2026, di antaranya penyusunan dan pengajuan CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi) untuk komoditas padi, jagung, dan kelapa, serta usulan permohonan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti hand traktor, bayko mini, dan handsprayer, guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kota Sabang.
Widya, SP., M.Si, selaku Ketua Harian Tani Merdeka Kota Sabang, Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menyatukan visi, memperkuat struktur organisasi, serta menjadikan Tani Merdeka sebagai wadah bernaung bagi seluruh kelompok petani di Kota Sabang.
“Tani Merdeka hadir untuk memperjuangkan kepentingan petani, memperkuat kelembagaan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui program yang terencana, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Tani Merdeka Kota Sabang Mendapatkan perhatian serius dari Bapak Wali Kota Sabang, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Kota Sabang, Andriansyah, Menekankan pentingnya sinergi antara petani, organisasi Tani Merdeka, dan pemerintah daerah agar seluruh program yang diusulkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Rapat berlangsung dalam suasana konstruktif, dialogis, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi serta penguatan struktur organisasi Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Sabang, dengan harapan ke depan mampu menjadi organisasi yang solid, profesional, dan berpihak pada kepentingan petani.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sejalan dengan gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta dukungan Tani Merdeka Provinsi Aceh.
~Eric Karno (Sabang)






