Home / Politik / Edi Suhendri Dorong Dr. Iswadi, M.Pd. Masuk Kabinet Prabowo: Representasi Aceh di Pemerintahan Nasional

Edi Suhendri Dorong Dr. Iswadi, M.Pd. Masuk Kabinet Prabowo: Representasi Aceh di Pemerintahan Nasional

Banda Aceh  – Tokoh pemuda Aceh, Edi Suhendri, memberikan pandangannya terhadap wacana reshuffle kabinet yang belakangan ini ramai diperbincangkan di tingkat nasional. Ia menilai bahwa Dr. Iswadi, M.Pd., salah satu putra terbaik Aceh, layak dipertimbangkan untuk bergabung dalam Kabinet Prabowo Subianto, terutama dalam upaya memperkuat representasi daerah dan memperkaya perspektif pembangunan nasional dengan semangat keacehan yang kuat.

Menurut Edi, sosok Dr. Iswadi bukan hanya dikenal sebagai akademisi dan praktisi pendidikan, tetapi juga sebagai figur muda yang memiliki pengalaman luas dalam membangun sumber daya manusia di berbagai wilayah Indonesia. “Kita butuh figur yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan manajerial. Dr. Iswadi adalah kombinasi dari semua itu,” ujar Edi saat diwawancarai di Banda Aceh, Selasa (11/11/2025).

Ia menambahkan bahwa selama ini Aceh memiliki banyak putra daerah berprestasi, namun belum banyak yang mendapat posisi strategis di tingkat nasional. Dengan masuknya figur seperti Dr. Iswadi ke dalam kabinet, Edi meyakini akan membawa dampak positif, baik bagi Aceh maupun Indonesia secara keseluruhan. Sudah saatnya Aceh punya representasi kuat di pusat pemerintahan. Bukan semata demi simbol, tapi agar kebijakan nasional lebih memahami konteks daerah, terutama dalam hal pendidikan, kebudayaan, dan pembangunan manusia, ungkapnya.
Dr. Iswadi, M.Pd., dikenal luas di kalangan akademisi dan aktivis pendidikan di Aceh. Lulusan program doktor di bidang pendidikan ini memiliki rekam jejak panjang dalam mengembangkan inovasi pembelajaran dan memperjuangkan akses pendidikan berkualitas di daerah terpencil. Ia juga aktif memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru, kepala sekolah, serta lembaga pendidikan

Bagi Edi Suhendri, latar belakang seperti itu sangat relevan dengan arah kebijakan pemerintahan mendatang yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jika kita bicara soal Indonesia Emas 2045, maka pendidikan adalah pondasinya. Dan Dr. Iswadi punya rekam jejak konkret dalam bidang ini, katanya.

Selain itu, Dr. Iswadi dikenal sebagai figur yang memiliki jejaring luas lintas daerah dan lintas lembaga. Ia sering terlibat dalam kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga swasta, hingga organisasi internasional yang berfokus pada pendidikan dan pembangunan masyarakat. “Itu modal penting untuk menjadi bagian dari kabinet yang dinamis dan kolaboratif seperti yang sedang dibangun oleh Presiden Prabowo,” lanjut Edi.
Edi menilai, keterlibatan putra putri Aceh dalam pemerintahan pusat akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat di Tanah Rencong. Selain membawa aspirasi daerah, kehadiran tokoh Aceh di kabinet juga dapat memperkuat integrasi nasional.

“Prabowo Subianto dikenal sebagai pemimpin yang menghargai keberagaman dan potensi daerah. Jika beliau memberi ruang bagi putra Aceh, itu akan memperkaya warna pemerintahan. Kita berharap Aceh bisa berkontribusi lebih nyata, bukan hanya sebagai penerima kebijakan, tapi juga sebagai perumus arah pembangunan bangsa,” tutur Edi.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Prabowo yang dinilai terbuka terhadap ide de baru dan figur muda yang visioner. “Kabinet ke depan harus diisi oleh orang-orang yang punya semangat pembaruan. Dr. Iswadi termasuk figur yang mampu menjembatani nilai nilai lokal Aceh dengan semangat nasionalisme yang kuat, tegasnya.
Lebih jauh, Edi mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk mendukung dan mendoakan agar semakin banyak putra daerah yang mendapat kesempatan berkontribusi di tingkat nasional. “Kita jangan hanya menjadi penonton. Kita harus berani mendorong figur-figur potensial dari Aceh tampil ke depan. Jika kita ingin Aceh maju, maka kita juga harus siap memberi dukungan politik dan moral kepada mereka yang membawa nama daerah di panggung nasional,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan bahwa semangat keacehan harus selalu diiringi dengan komitmen terhadap kemajuan bangsa. “Aceh punya sejarah panjang dalam perjuangan dan kontribusi terhadap republik ini. Sudah sewajarnya, dalam era kepemimpinan baru nanti, Aceh kembali menempatkan diri sebagai bagian penting dari proses pembangunan nasional. Dan saya percaya, figur seperti Dr. Iswadi bisa menjadi jembatan antara nilai nilai keacehan dan arah baru pemerintahan Prabowo,” pungkas Edi.

Dengan dukungan dari berbagai kalangan, baik dari dunia pendidikan maupun organisasi masyarakat, nama Dr. Iswadi, M.Pd. kini mulai diperbincangkan di tingkat nasional. Jika benar masuk dalam bursa reshuffle kabinet, hal itu akan menjadi momentum penting bagi kebangkitan peran Aceh dalam panggung pemerintahan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP